. FalconoID: Sejarah kopassus
SELAMAT DATANG DIBLOGSPOt FALCONOID !^^v

Tolong buka

Minggu, 24 April 2011

Sejarah kopassus

Sejarah
Berdirinya
Kopassus
Siapa yang tak tahu dengan
Kopassus, pasukan khusus elit milik
negara Kita. Pasukan yang sangat
disegani oleh dunia kemiliteran
dunia, bagaimana tidak, Kopassus
tercatat sebagai pasukan khusus
terbaik ketiga di dunia, hanya kalah
dengan Pasukan Khusus Inggris dan
pasukan Mossad Israel. Selain itu
Kopassus juga menjadi satu dari
empat pasukan khusus yang
berhasil melaksanakan operasi
pembebasan sandera di dalam
pesawat. (Operasi pembebasan
sandera pesawat DC-9 Wovla
Garuda Indonesia)
Kopassus, Pasukan Khusus
kebanggan Indonesia
Tapi tahukah kalian bagaimana
sejarah terbentuknya Kopassus?.
Terbentuknya Kopassus tak terlepas
dari peristiwa gerakan operasi untuk
menumpas berbagai
pemberontakan dan gerakan
separatisme yang melanda negeri
Indonesia di masa-masa pasca
kemerdekaan. Saat itu Kolonel
Slamet Riyadi mempunyai gagasan
untuk membentuk sebuah pasukan
Khusus yang mempunyai
kemampuan bertempur luar biasa.
Hal ini kemudian didiskusikan
dengan Kolonel Alex E kawilarang.
Namun sayang, Kolonel Slamet
Riyadi gugur dalam sebuah
pertempuran di Ambon sebelum
berhasil mewujudkan impianya
membentuk pasukan khusus.
Kolonel Alex Kawilarang pun
berusaha untuk meneruskan impian
Kolonel Slamet Riyadi, ia menunjuk
Rokus Bernadus visser, seorang
mantan tentara Belanda yang
menjadi warga negara Indonesia
dan merubah namanya menjadi
Mochammad Idjon Djanbi. Idjon
Djanbi adalah mantan kapten pada
Corps Speciale Troopen KNIL.
Jabatan terakhirnya adalah
Komandan sekolah terjun payung
KNIL di Cimahi. Pengalamanya
selama menjadi prajurit Speciale
Troopen membuatnya memiliki
kemampuan tempur yang baik. Hal
inilah yang membuat Kolonel Alex
Kawilarang menunjuknya untuk
memimpin dan melatih serta
merombak pasukan khusus yang
sebelumnya sudah dibentuk oleh
Kolonel Kawilarang yang bernama
Kesatuan Komando Tentara
Territorium III/Siliwangi (Kesko TT)
pada tanggal 15 April 1952.
Kolonel Alex Kawilarang
Setelah menyanggupi permintaan
Kolonel Alex Kawilarang, Idjon
Djanbi kemudian menjadi Anggota
TNI dengan pangkat Mayor dan
mulai memilih perwira-perwira
terbaik untuk dilatih menjadi
anggota Kesko TT yang mempunyai
kemampuan tempur seperti
layaknya anggota Speciale Troopen,
pasukan yang pernah dipimpin oleh
Idjon Djanbi sewaktu masih
bergabung dengan tentara RMS.
Mochammad Idjon Djanbi
Setelah mendapatkan sekompi
perwira-perwira terpilih ditambah
dengan anggota-anggota lama
Kesko TT, mulailah Idjon Djanbi
melatih perwira-perwira tersebut
dengan berbagai kemampuan
tempur baik secara individu
maupun secara kelompok,
kemampuan evakuasi, dan
kemampuan-kemampuan lainya
yang harus dimiliki oleh layaknya
anggota sebuah pasukan khusus.
Sejak itu pula Indonesia mempunyai
sebuah pasukan khusus yang bisa
dibanggakan.
Nama Pasukan Khusus ini sering
berubah-ubah, Berikut ini adalah
beberapa perubahan nama Yang
terjadi pada Pasukan Khusus Kita ini
Tanggal 19 Februari 1953, Kesko
TT dialihkan dari Siliwangi dan
langsung berada di bawah Kepala
Staff Angkatan Darat (KSAD) dan
Berubah Nama jadi KKAD,
18 Maret 1953 komando Siliwangi
di ambil alih Mabes ABRI, kemudian
namanya diubah menjadi“Korps
Komando Angkatan Darat” (KKAD).
25 Juli 1955 KKAD ditingkatkan
menjadi “Resimen Pasukan
Komando Angkatan Darat (RPKAD)”,
saat itu masih dikepalai oleh Idjon
Djanbi.
Tahun 1959 Kepanjangan RPKAD
diubah menjadi “Resimen Para
Komando Angkatan Darat (RPKAD)”.
Karena unsur tempur TNI dipindah
ke cijantung, dalam masa ini, Idjon
Djanbi digantikan oleh Komaruddin
Nasution.
12 Desember 1966 RPKAD
berubah lagi menjadi “Pusat
Pasukan Khusus AD (Puspassus
AD)”
17 Februari 1971, resimen dari
Puspassus AD tersebut diberi nama
Komando Pasukan Sandi Yudha
(Kopassandha).
Kopasanda inilah yang berhasil
membawa nama Kopasus
cemerlang di kancah internasional,
karena berhasil dalam operasi
pembebasan sandera pesawat DC-9
Wovla Garuda Indonesia Airways
yang dibajak oleh lima orang yang
mengaku berasal dari kelompok
ekstremis“Komandi Jihad”. dalam
misi ini Kopassandha berhasil
membebaskan seluruh sandera dan
menembak mati semua pelaku
pembajakan, satu orang anggota
yaitu Capa (anumerta) Achmad
Kirang dan pilot Kapten Herman
Rante gugur ditembak oleh
pembajak. Prestasi lainnya adalah
berhasil menangkap Xanana
Gusmao di dili pada tahun 1992
Dan akhirnnya pada tanggal 26
Desember 1986, Dengan adanya
reorganisasi di tubuh ABRI, maka
sejak tanggal 26 Desember 1986,
nama Kopassandha berubah
menjadi“Komando Pasukan
Khusus” yang lebih terkenal dengan
nama “Kopassus”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar